Senin, 21 September 2026

Administrasi File Linux Debian

Debian Server Administrasi File Hierarki FHS

1. Kilas Balik & Konsep Hierarki Root Direktori

Kilas Balik: Administrasi User
1. Login root 2. Clear 3. Adduser 4. Logout 5. Login user 6. Userdel -r 7. Groupadd 8. Groupdel 9. Usermod

Sistem operasi Linux tidak mengenal konsep drive letter terpisah seperti pada Windows (C:, D:). Seluruh berkas dan periferal terstruktur di dalam direktori-direktori yang bermuara pada satu direktori akar tunggal, yaitu root directory yang disimbolkan dengan tanda garis miring (/).

Perintah ls <nama_direktori> digunakan untuk menampilkan isi dari direktori yang ditentukan. Gunakan ls / untuk memeriksa daftar direktori utama sistem Debian:

debian123 ~ ls root directory
root@debian123:~# ls /
bin  boot  dev  etc  home  initrd.img  lib  lost+found  media  mnt  opt  proc  root  run  sbin  srv  sys  tmp  usr  var  vmlinuz
Operasi Berkas Navigasi

2. Navigasi Direktori & Pembuatan Berkas

a. Berpindah Direktori Aktif (cd /usr)

Gunakan perintah cd /usr untuk beralih ke direktori /usr. Tanda tilde (~) pada prompt otomatis berubah menjadi nama path direktori aktif saat ini (/usr).

debian123 ~ cd
root@debian123:~# cd /usr
root@debian123:/usr#

b. Membuat Folder Baru (mkdir) & Pengujian Hak Akses

Gunakan mkdir <nama_directory> untuk membuat direktori baru. Jika ls dipanggil tanpa argumen, terminal akan mendaftar seluruh isi direktori kerja aktif saat itu.

Linux memiliki aturan akses ketat; tidak semua pengguna memiliki hak menulis atau mengeksekusi berkas sistem. Sebagai simulasi pengujian:

  1. Buat user baru dengan nama bintang (adduser bintang).
  2. Logout dari root, lalu login sebagai user bintang.
debian123 ~ mkdir & user session
root@debian123:/usr# mkdir data
root@debian123:/usr# ls
bin  data  games  include  lib  local  sbin  share  src
root@debian123:/usr# adduser bintang
root@debian123:/usr# logout

c. Membuat Berkas Kosong (touch) & Format Panjang (ls -l)

Perintah touch <nama_file> digunakan untuk membuat berkas teks kosong baru. Selanjutnya, masuk kembali ke direktori /usr dan jalankan perintah ls -l untuk menampilkan isi direktori secara terperinci beserta seluruh atribut perizinannya.

debian123 ~ touch & ls -l
debian123 login: bintang
Password: ••••••••
bintang@debian123:~$ touch catatanku.txt
bintang@debian123:~$ cd /usr
bintang@debian123:/usr$ ls -l
total 36
drwxr-xr-x  2 root root  4096 Sep 14 01:10 bin
drwxr-xr-x  2 root root  4096 Sep 14 01:15 data
drwxr-xr-x  2 root root  4096 Sep 14 01:10 games
drwxr-xr-x 10 root root  4096 Sep 14 01:10 lib
Keamanan Sistem Permission 10-Digit

3. Struktur Hak Akses Berkas & Direktori

Pada kolom pertama hasil perintah ls -l, terdapat rangkaian 10 karakter yang menjelaskan izin akses dari entitas tersebut:

Contoh Rangkaian Izin Akses:
d r w x r - x r - x
[1] Tipe [2-4] Owner (User) [5-7] Group [8-10] Others (Publik)
Posisi Karakter Subjek Keterangan & Penjelasan
Karakter ke-1 Tipe Berkas Huruf d jika direktori/folder, atau tanda - jika berupa berkas reguler.
Karakter ke 2 – 4 Pemilik (User/Owner) Hak akses khusus yang dimiliki oleh akun pembuat berkas tersebut.
Karakter ke 5 – 7 Grup (Group) Hak akses bagi seluruh pengguna lain yang tergabung dalam grup kepemilikan yang sama.
Karakter ke 8 – 10 Publik (Others) Hak akses untuk pengguna lain di luar pemilik berkas dan di luar keanggotaan grup.
Arti Simbol Perizinan:
  • r (Read): Izin membaca atau melihat isi berkas/direktori.
  • w (Write): Izin mengubah, mengedit isi, atau menghapus berkas di dalam folder.
  • x (Execute): Izin menjalankan berkas (program/skrip) atau memasuki direktori.
  • - (Dash): Menandakan hak akses terkait dinonaktifkan/ditiadakan.

Suplemen & Referensi Lanjutan

Pelajari materi pendukung mengenai perizinan chmod, chown, dan panduan praktikum lanjutan melalui rujukan berikut:

Administrasi User Linux Debian

Debian CLI Administrasi User TKJ SMK Tunas Harapan Pati

Pengantar & Autentikasi Awal

Server Debian diinstalasi tanpa grafik (mode teks murni). Oleh karena itu, antarmuka yang tersedia hanya berupa Command Line Interface (CLI). Pengguna yang sudah terbiasa dengan DOS tentu tidak asing dengan sistem berbasis baris perintah ini.

Setelah proses instalasi selesai, Debian meminta pengguna masuk ke sistem. Pada tahapan instalasi awal, terdapat dua akun bawaan yang telah dibuat:

  1. Akun utama (root): Memegang level administrasi tertinggi (super user) dengan hak membuat maupun menghapus user.
  2. Akun user biasa: Akun dengan nama depan yang ditentukan saat instalasi.

1 & 2. Tampilan Login & Masuk sebagai Root

Selesai menginstal Debian, akan keluar tampilan debian123 login. Masuklah sebagai root dengan mengetikkan root pada prompt login beserta kata sandinya.

debian123 ~ console login
Debian GNU/Linux 8 debian123 tty1
debian123 login: root
Password: (kata sandi tidak muncul di layar demi keamanan)
Linux debian123 3.16.0-4-586 ...
root@debian123:~#

3. Perintah Membersihkan Layar (clear)

Setelah berhasil masuk ke dalam lingkungan root, ketikkan clear untuk mengosongkan riwayat teks di layar monitor.

debian123 ~ clear
root@debian123:~# clear
[Layar terminal bersih kembali ke baris teratas]

Pengelolaan User Pertama & Analisis Prompt

4 & 5. Perintah adduser & logout

Perintah adduser <nama_pengguna> digunakan untuk menambah pengguna baru (dalam praktik ini dibuat user bill). Sistem akan meminta kata sandi baru serta identitas opsional. Setelah selesai, ketik logout untuk keluar dari sesi akun root.

debian123 ~ adduser & logout
root@debian123:~# adduser bill
Adding user `bill' ...
Adding new group `bill' (1001) ...
Adding new user `bill' (1001) with group `bill' ...
Creating home directory `/home/bill' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password: ••••••••
Retype new UNIX password: ••••••••
passwd: password updated successfully
root@debian123:~# logout

6. Masuk sebagai Pengguna Baru & Perbedaan Prompt (# vs $)

Masuk sebagai user baru bill dengan kata sandi gates. Amati perbedaan bentuk prompt command line:

  • Saat masuk sebagai root, prompt diakhiri tanda pagar: root@debian123:~#
  • Saat masuk sebagai user biasa (bill), prompt diakhiri tanda dolar: bill@debian123:~$
  • Tanda tilde (~) menunjukkan posisi kerja sedang berada di direktori home milik akun aktif (dalam hal ini /home/bill).
debian123 ~ user session
debian123 login: bill
Password: gates
bill@debian123:~$

7. Perintah Menghapus User Bersih (userdel -r)

Ketik logout dari sesi bill, lalu login kembali sebagai root. Gunakan opsi -r pada perintah userdel -r bill untuk menghapus akun pengguna sekaligus melenyapkan seluruh data di dalam direktori /home/bill secara bersih.

debian123 ~ userdel
bill@debian123:~$ logout
debian123 login: root
Password: ••••••••
root@debian123:~# userdel -r bill
userdel: bill mail spool (/var/mail/bill) not found
root@debian123:~#

Administrasi Grup Pengguna (Group Management)

8. Perintah groupadd & groupdel

Beberapa user yang memiliki kebutuhan hak akses serupa dapat dimasukkan ke dalam satu group agar pembatasan perizinan tidak perlu dikonfigurasi satu demi satu.

  • groupadd <nama_group> : Membuat group baru.
  • groupdel <nama_group> : Menghapus group yang ada.

Skenario Praktik: Buat 2 group yaitu jawatengah dan jawabarat, lalu buat 4 user baru: pati, rembang, bandung, dan subang.

debian123 ~ groupadd & adduser
root@debian123:~# groupadd jawatengah
root@debian123:~# groupadd jawabarat
root@debian123:~# adduser pati
root@debian123:~# adduser rembang
root@debian123:~# adduser bandung
root@debian123:~# adduser subang

9. Perintah Memindahkan User ke Group (usermod -g)

Perintah usermod -g <nama_group> <nama_user> digunakan untuk menetapkan group utama bagi user. Pindahkan pati dan rembang ke dalam group jawatengah, serta bandung dan subang ke dalam group jawabarat.

debian123 ~ usermod
root@debian123:~# usermod -g jawatengah pati
root@debian123:~# usermod -g jawatengah rembang
root@debian123:~# usermod -g jawabarat bandung
root@debian123:~# usermod -g jawabarat subang

Hierarki Direktori, Navigasi, & Atribut Berkas

10. Konsep Root Directory & Perintah ls /

Linux tidak memiliki sistem pemisahan drive seperti Windows (C:, D:). Seluruh struktur berakar pada satu direktori awal yaitu root directory yang dilambangkan dengan garis miring tunggal (/). Perintah ls <nama_direktori> digunakan untuk menampilkan isi dari folder tersebut.

debian123 ~ ls /
root@debian123:~# ls /
bin  boot  dev  etc  home  initrd.img  lib  lost+found  media  mnt  opt  proc  root  run  sbin  srv  sys  tmp  usr  var  vmlinuz

11. Perintah Berpindah Folder (cd /usr)

Ketik cd /usr untuk mengganti posisi direktori aktif. Perhatikan bahwa tanda ~ (tilde) pada prompt terminal kini berganti secara otomatis menjadi /usr.

debian123 ~ cd
root@debian123:~# cd /usr
root@debian123:/usr#

12. Membuat Direktori (mkdir), Hak Akses User Bintang, touch, & ls -l

Gunakan mkdir <nama_directory> untuk membuat folder. Perintah ls tanpa argumen akan mendaftar seluruh isi direktori yang sedang aktif saat itu (/usr).

Berkas di Linux diatur oleh izin akses ketat. User biasa tidak bisa sembarangan memodifikasi berkas sistem tanpa izin dari root:

  1. Buat user baru bernama bintang (adduser bintang).
  2. Logout dari root, lalu masuk sebagai user bintang.
  3. Buat file kosong baru menggunakan perintah touch <nama_file>.
  4. Masuk kembali ke folder /usr, lalu eksekusi ls -l untuk memeriksa daftar atribut perizinan, kepemilikan, dan tanggal berkas.
debian123 ~ bintang session & ls -l
root@debian123:/usr# mkdir data
root@debian123:/usr# ls
bin  data  games  include  lib  local  sbin  share  src
bintang@debian123:~$ touch catatanku.txt
bintang@debian123:~$ cd /usr
bintang@debian123:/usr$ ls -l
total 36
drwxr-xr-x  2 root root  4096 Sep 14 01:10 bin
drwxr-xr-x  2 root root  4096 Sep 14 01:15 data
drwxr-xr-x  2 root root  4096 Sep 14 01:10 games
drwxr-xr-x 10 root root  4096 Sep 14 01:10 lib

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

Pengantar: Mengapa Harus Menguasai Terminal?

Perintah berbasis teks atau command line interface (CLI) adalah inti kendali sistem operasi Linux. Mulai dari mengelola server, mengatur perizinan berkas, sampai konfigurasi jaringan, semuanya dijalankan lebih cepat dan presisi lewat terminal.

Berikut kumpulan perintah dasar harian yang wajib dipahami beserta contoh penggunaannya langsung di terminal.

1. Navigasi & Penelusuran Direktori

a. pwd (Print Working Directory)

Menampilkan jalur absolut direktori kerja aktif saat ini.

terminal ~ pwd
siswa@linux:~$ pwd
/home/siswa/dataku

b. ls dan ls -l

ls menampilkan nama berkas/folder. Opsi -l menampilkan rincian panjang: hak akses, pemilik (*owner*), grup, ukuran, dan waktu modifikasi.

terminal ~ ls
siswa@linux:~$ ls
gambar  dokumen  catatan.txt
siswa@linux:~$ ls -l
drwxr-xr-x 2 siswa siswa 4096 Sep 27 10:15 gambar
-rw-r--r-- 1 siswa siswa 240 Sep 27 10:18 catatan.txt

c. cd (Change Directory) & Variasinya

cd kembali ke home, cd .. naik satu tingkat ke direktori *parent*, cd - kembali ke folder sebelumnya, dan cd dataku masuk ke folder tujuan.

terminal ~ cd
siswa@linux:~$ cd dataku
siswa@linux:~/dataku$ cd ..
siswa@linux:~$ cd -
/home/siswa/dataku

2. Pengelolaan Berkas, Folder, & Arsip

a. mkdir & touch

mkdir [nama] membuat folder baru, sedangkan touch [file] membuat berkas baru kosong.

terminal ~ create
siswa@linux:~$ mkdir gambar
siswa@linux:~$ touch catatan.txt

b. cp & mv

cp sumber tujuan menyalin berkas. mv memindahkan berkas ke direktori lain atau mengubah namanya (*rename*).

terminal ~ cp & mv
siswa@linux:~$ cp fileA fileB
siswa@linux:~$ mv nama_lama nama_baru
siswa@linux:~$ mv source.txt /home/siswa/gambar/

c. rm & tar xzf

rm file menghapus file, rm -f menghapus paksa tanpa konfirmasi, rm -rf dir menghapus folder beserta seluruh isinya secara rekursif, dan tar xzf mengekstrak arsip terkompresi .tar.gz.

terminal ~ delete & archive
siswa@linux:~$ rm -f sampah.log
siswa@linux:~$ rm -rf folder_lama/
siswa@linux:~$ tar xzf arsip.tar.gz

3. Administrasi Sistem, Keamanan, & Hak Akses

a. sudo su

Beralih ke hak akses tertinggi (*root/superuser*). Tanda terminal berubah dari $ menjadi #.

terminal ~ root
siswa@linux:~$ sudo su
[sudo] password for siswa: ••••••••
root@linux:/home/siswa#

b. chmod & chown

chmod mengontrol izin akses (baca/tulis/eksekusi), sedangkan chown mengubah hak kepemilikan pengguna (*user*) dan grup.

terminal ~ permissions
siswa@linux:~$ chmod 755 script.sh
siswa@linux:~$ sudo chown www-data:www-data /var/www/html

c. top & shutdown now

top memantau proses CPU dan konsumsi memori RAM secara langsung. shutdown now mematikan mesin komputer/server seketika.

terminal ~ monitoring
top - 14:02:10 up 1 day, 2 users, load average: 0.12, 0.05, 0.01
Tasks: 120 total, 1 running, 119 sleeping
%Cpu(s): 1.8 us, 0.6 sy, 97.6 id | MiB Mem : 8192 total, 4210 free
siswa@linux:~$ sudo shutdown now
System is powering off now.

4. Jaringan, Utilitas, & Paket

a. ping & wget

ping host menguji konektivitas ke server/IP lain, sementara wget mengunduh berkas langsung dari tautan internet.

terminal ~ network
siswa@linux:~$ ping -c 2 8.8.8.8
64 bytes from 8.8.8.8: time=18.2 ms
siswa@linux:~$ wget https://domain.com/app.zip
app.zip saved [100%]

b. dpkg -i package.deb

Memasang secara manual paket aplikasi Debian (.deb) tanpa dependensi otomatis.

terminal ~ packages
siswa@linux:~$ sudo dpkg -i package.deb
Setting up package ... done.

c. less, echo, clear, & exit

less file membaca berkas teks halaman per halaman, echo menampilkan teks atau mengisi berkas, clear membersihkan layar kerja terminal, dan exit menutup sesi terminal saat ini.

terminal ~ utilities
siswa@linux:~$ echo "Linux TKJ" > catatan.txt
siswa@linux:~$ clear
[Layar terminal bersih kembali]
siswa@linux:~$ exit
Referensi: masrud.com

Senin, 17 Agustus 2026

Jobsheet 1202 Menginstal Virtual Machine 0927 Muhammad Fauzan Habibul Adha

JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI

Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Jaringan Komputer 12.02/JK/2627
Tingkat / Kelas Materi Pokok Waktu Pembelajaran
XII TJKT 1 Menginstal Sistem Operasi Jaringan 10 x 45 Menit
Nama Jobsheet Tanggal Praktikum
Menginstal Virtual Machine 28 Juli 2026
Nama Siswa Kode Score
Muhammad Fauzan Habibul Adha  
I. TUJUAN
  1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
  2. Siswa mengenal Program Virtual Machine
  3. Siswa mampu menginstal Virtual Machine
II. ALAT DAN BAHAN
  1. LCD Proyektor
  2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 10
  3. Panduan membuat Virtual Machine
III. KESELAMATAN KERJA
  1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
  2. Mengatur kabel power serapi mungkin
  3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
  4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
  5. Membackup data-data penting ke memori eksternal
  6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
IV. LANGKAH KERJA
1. Klik Tombol "New"

Langkah pertama untuk membuat mesin virtual adalah dengan meng-klik tombol "New" pada bagian atas kiri layar atau dengan shortcut Ctrl + N.



2. Name And Operating System

Setelah mengklik "New" anda akan diminta untuk memasukkan Nama, Type dan Version virtual machine anda. Masukkan Type & Version sesuai dengan OS yang anda ingin instal nantinya. Setelah selesai klik Next.

Name and Operating System
3. Memory Size

Pada layar selanjutnya anda akan diminta untuk menentukan ukuran RAM yang akan di alokasikan untuk mesin virtual. Virtualbox memberikan rekomendasi ukuran berdasarkan sistem operasi yang akan di install, namun anda dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda.

Semakin besar RAM yang anda alokasikan maka semakin lancar pula virtual machine anda. Namun anda perlu untuk menyisakan beberapa, agar sistem operasi reguler anda dapat tetap berjalan. Setelah selesai klik Next.

Memory Size
4. Membuat Harddisk Virtual

Langkah selanjutnya adalah membuat harddisk virtual yang akan digunakan untuk menginstall sistem operasi dan program pada mesin virtual anda nantinya. Terdapat 3 opsi pengaturan yang bisa anda gunakan:

Do not add a virtual hard disk Opsi ini digunakan untuk tingkat mahir dimana hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah setelah pembuatan mesin virtual selesai.
Create a virtual hard disk now Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin virtual.
Use an existing virtual hard disk file Opsi ini digunakan untuk menggunakan hard disk virtual yang sudah pernah anda buat.


Untuk saat ini karena anda belum memiliki hard disk virtual maka pilih Create a virtual hard disk now dan tekan Create.

5. Pilih Tipe File Hard Disk yang Akan Kita Gunakan


Terdapat 3 tipe file hard disk yaitu:

  1. VDI (Virtualbox Disk Image) adalah format native dari Virtual Box
  2. VHD (Virtual Hard Disk) adalah format native dari Microsoft Virtual PC
  3. VMDK (Virtual Machine Disk) adalah format native dari VMWare

Jika anda tidak ingin menggunakannya untuk software virtualisasi lainnya pilih "VDI (VirtualBox Disk Image)". Kemudian pilih Next >.

6. Storage on Physical Hard Disk

Pada langkah selanjutnya anda akan diminta untuk memilih bagaimana virtual hard disk tersimpan pada hard disk fisik anda. Terdapat dua opsi pengaturan yaitu:

Dynamically Allocated Menggunakan kapasitas hard disk fisik berdasarkan jumlah hard disk virtual, tidak berdasarkan ukuran yang telah ditentukan.
Fixed Size Kapasitas hard disk fisik yang digunakan berdasarkan kapasitas hard disk virtual yang dibuat.

Pilih sesuai kebutuhan anda (direkomendasikan menggunakan Dynamically Allocated) dan kemudian pilih Next >.



7. File Location And Size

Pada langkah terakhir adalah menentukan Lokasi & Ukuran hard disk virtual anda. Silahkan atur sesuai dengan kebutuhan anda. Ada baiknya anda menyesuaikan dengan system requirement dari OS yang akan di install. Setelah selesai klik Create maka mesin virtual anda telah berhasil dibuat.

File Location and Size
8. Hasil Akhir Instalasi Virtual Machine
Hasil akhir instalasi Virtual Machine
V. PERTANYAAN
  1. Apa fungsi Tombol NEW pada Oracle VM VirtualBox Manager?
  2. Pada jendela Create Virtual Machine, tuliskan type dan version yang akan digunakan dalam Praktek
  3. Sebutkan dampak mengalokasikan ukuran RAM pada Virtual Machine yang semakin besar!
  4. Sebutkan 3 opsi pengaturan yang digunakan untuk membuat harddisk virtual ketika menginstal sistem operasi dan program pada mesin virtual
  5. Jelaskan pilihan berikut ini: Do not add a virtual harddisk!
  6. Jelaskan pilihan berikut ini: Create a virtual harddisk now!
  7. Jelaskan pilihan berikut ini: Use an existing virtual hard disk file!
  8. Jelaskan pilihan berikut ini: VDI (Virtualbox Disk Image)
  9. Jelaskan pilihan berikut ini: VHD (Virtual Hard Disk)
  10. Jelaskan pilihan berikut ini: VMDK (Virtual Machine Disk)
VI. JAWABAN PERTANYAAN
  1. Tombol "New" berfungsi untuk memulai proses pembuatan mesin virtual (virtual machine) baru di VirtualBox, dengan shortcut Ctrl + N.
  2. Type: Microsoft Windows, Version: Windows 10 (64-bit), disesuaikan dengan sistem operasi yang akan diinstal pada mesin virtual.
  3. Semakin besar RAM yang dialokasikan, kinerja virtual machine akan semakin lancar dan responsif. Namun RAM yang tersisa untuk sistem operasi utama (host) menjadi lebih sedikit, sehingga bisa membuat komputer utama menjadi lambat jika alokasinya terlalu besar. Karena itu perlu menyisakan RAM yang cukup untuk sistem operasi reguler.
  4. Tiga opsi pengaturan tersebut adalah: Do not add a virtual hard disk, Create a virtual hard disk now, dan Use an existing virtual hard disk file.
  5. Do not add a virtual harddisk: opsi ini digunakan untuk pengguna tingkat mahir, di mana hard disk virtual akan dibuat secara terpisah melalui pengaturan tambahan setelah proses pembuatan mesin virtual selesai.
  6. Create a virtual harddisk now: opsi ini digunakan untuk langsung membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan proses pembuatan mesin virtual.
  7. Use an existing virtual hard disk file: opsi ini digunakan untuk menggunakan file hard disk virtual yang sudah pernah dibuat sebelumnya, tanpa perlu membuat yang baru.
  8. VDI (Virtualbox Disk Image): format file hard disk virtual native (bawaan) dari VirtualBox itu sendiri.
  9. VHD (Virtual Hard Disk): format file hard disk virtual native dari Microsoft Virtual PC/Hyper-V.
  10. VMDK (Virtual Machine Disk): format file hard disk virtual native dari VMware.

Jobsheet 1201 Menginstal Virtual Box 0927 Muhammad Fauzan Habibul Adha

JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI

Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Jaringan Komputer 12.01/JK/2627
Tingkat / Kelas Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
XII TJKT 1 Menginstal Sistem Operasi Jaringan 10 x 45 Menit
Materi Pokok Tanggal Praktikum
Menginstal Virtual Box Juli 2026
Nama Siswa Score Siswa
(Diisi oleh Guru)
Muhammad Fauzan Habibul Adha  

I. TUJUAN

  1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
  2. Siswa mengenal Program Virtual Box 6.1.46
  3. Siswa mampu menginstal Program Virtual Box 6.1.46

II. ALAT DAN BAHAN

  1. LCD Proyektor
  2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 10
  3. Panduan Menginstal Program Virtual Box 6.1.46

III. KESELAMATAN KERJA

  1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
  2. Mengatur kabel power serapi mungkin
  3. Menggunakan kacamata pelindung radiasi
  4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
  5. Membackup data data penting ke memori eksternal
  6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

Langkah 1 — Menyiapkan File Installer. Download file installer Program Virtual Box 6.1.46 dari situs resmi virtualbox.org, atau copy file installer-nya dari flashdisk/folder yang sudah disediakan guru. Pastikan file yang digunakan sesuai dengan versi 6.1.46 dan cocok dengan sistem operasi Windows 10 yang terpasang di PC/Laptop.

Langkah 2 — Memulai Instalasi. Cari file installer (berekstensi .exe) yang sudah didownload, lalu klik dua kali (double click) pada file tersebut untuk menjalankannya. Tunggu beberapa saat hingga jendela Setup Wizard "Welcome" muncul, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.



Langkah 3 — Pengaturan Custom Setup. Pada jendela Custom Setup, sistem akan menampilkan pilihan komponen yang akan diinstal beserta lokasi penyimpanannya. Gunakan saja pengaturan default yang sudah disediakan (tidak perlu diubah), lalu klik Next > untuk lanjut.




Langkah 4 — Membuat Shortcut Akses. Jendela selanjutnya menampilkan beberapa opsi shortcut untuk mempermudah akses ke VirtualBox, misalnya shortcut di desktop dan Quick Launch Bar. Centang (checklist) semua opsi yang tersedia agar VirtualBox mudah dibuka nantinya, lalu klik Next >.

Langkah 5 — Konfirmasi Instalasi Fitur Networking. Sistem akan menampilkan peringatan bahwa instalasi fitur VirtualBox Networking akan memutus koneksi jaringan komputer untuk sementara waktu. Ini adalah proses normal, bukan error. Jika sudah siap, klik Yes untuk menyetujui dan melanjutkan proses instalasi.



Langkah 6 — Proses Instalasi. Pada jendela terakhir sebelum instalasi, VirtualBox sudah siap dipasang di komputer. Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi, lalu tunggu hingga progress bar selesai 100%. Lama proses tergantung spesifikasi komputer yang digunakan.






Langkah 7 — Instalasi Selesai. Setelah proses instalasi selesai, klik tombol Finish untuk menutup Setup Wizard. VirtualBox akan otomatis terbuka dan siap digunakan untuk membuat virtual machine baru.





V. PERTANYAAN

  1. Sebutkan Nama Perusahaan yang membuat Software Virtual Box !
  2. Sebutkan Fungsi Software Virtual Box
  3. Virtualbox adalah sebuah mesin virtual yang bersifat open source. Apa yang dimaksud dengan Open Source ?
  4. Sebutkan keuntungan menggunakan Program Virtual Box !
  5. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : The Setup Wizard will install Oracle VM VirtualBox 5.1.8 on your computer. Click Next to continue or Cancel to exit the Setup Wizard.
  6. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Select the way you want features to be installed.
  7. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Installing the Oracle VM VirtualBox 5.1.8 Networking feature will reset your network connection and temporarily disconnect you from the network. Proceed with installation now ?
  8. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : The Setup Wizard is ready to begin the Custom installation
  9. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Click Install to begin the installation. If you want to review or change any of your installation settings, click Back. Click Cancel to exit the wizard
  10. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Click the Finish button to exit the Setup Wizard.

VI. JAWABAN PERTANYAAN

  1. VirtualBox dibuat oleh Oracle Corporation. Awalnya software ini dikembangkan oleh Innotek GmbH, kemudian diakuisisi oleh Sun Microsystems, dan setelah Sun diakuisisi Oracle, produk ini dikenal sebagai Oracle VM VirtualBox.
  2. Fungsi VirtualBox adalah sebagai software virtualisasi yang memungkinkan pengguna menjalankan satu atau lebih sistem operasi tambahan (guest OS) secara bersamaan di atas sistem operasi utama (host OS) dalam bentuk mesin virtual, tanpa perlu perangkat keras/komputer fisik tambahan.
  3. Open Source berarti kode sumber (source code) dari sebuah perangkat lunak dibuka untuk umum, sehingga siapa saja bebas melihat, mempelajari, mengubah, dan mendistribusikan ulang perangkat lunak tersebut sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
  4. Keuntungan menggunakan VirtualBox antara lain: gratis dan open source, dapat berjalan di berbagai sistem operasi (multi-platform), menghemat biaya karena tidak perlu banyak perangkat fisik, aman untuk uji coba/eksperimen karena terisolasi dari sistem utama, mendukung fitur snapshot untuk kembali ke kondisi sebelumnya, serta didukung oleh komunitas pengguna yang besar.
  5. Pesan tersebut memberitahukan bahwa Setup Wizard akan memasang Oracle VM VirtualBox versi 5.1.8 di komputer. Pengguna diminta memilih klik Next untuk melanjutkan instalasi, atau klik Cancel apabila ingin membatalkan dan keluar dari Setup Wizard.
  6. Pesan tersebut meminta pengguna untuk menentukan cara instalasi fitur-fitur VirtualBox, misalnya memilih jenis instalasi Typical (standar) atau Custom (disesuaikan sendiri komponen yang ingin dipasang).
  7. Pesan tersebut memberi peringatan bahwa instalasi fitur networking pada VirtualBox 5.1.8 akan mereset koneksi jaringan komputer dan memutuskannya sementara. Pengguna diminta konfirmasi apakah instalasi tetap ingin dilanjutkan atau tidak.
  8. Pesan tersebut menandakan bahwa Setup Wizard sudah siap untuk memulai proses instalasi custom sesuai pengaturan yang telah dipilih sebelumnya oleh pengguna.
  9. Pesan tersebut memberi instruksi: klik Install untuk memulai proses instalasi; klik Back jika ingin meninjau ulang atau mengubah pengaturan instalasi; atau klik Cancel jika ingin membatalkan dan keluar dari wizard.
  10. Pesan tersebut menginstruksikan pengguna untuk mengklik tombol Finish guna mengakhiri dan menutup Setup Wizard setelah proses instalasi selesai dilakukan.

Administrasi File Linux Debian

Debian Server Administrasi File Hierarki FHS 1. Kilas Balik & Konsep Hierarki Root Direkto...